SUPER (DEMOTIVATIONAL) HEROES

Saya suka cerita mengenai superhero. Terutama jika pahlawannya sebenarnya tidak memiliki kekuatan super secara fisik.
Let’s see…
Saya suka Batman; karena kemampuan supernya didapatkan dari kepandaian, latihan fisik dan tentunya teknologi tinggi.
Saya suka Iron Man; dengan alasan yang hampir sama dengan Batman.
Saya suka Black Widow; tough woman walaupuh sedikit sociopat.
Saya tidak terlalu suka Captain America. Karena menurut saya (mungkin efek dia terlalu lama dibekukan) dia terlalu ideal dalam segala hal.

Garis penyama antara semua superheroes yang saya suka adalah mereka tetap manusia.
Mereka bisa terluka, mereka bisa mati, dan terutama mereka bisa merasakan.
Artinya.. superheroes juga bisa demotivasi.

Batman demotivasi dengan kematian Rachel.
Iron Man demotivasi karena menyadari keputusan utk menjaga perdamaian dunia malahan menimbulkan korban.
Black Widow.. well.. she is sociopat.. mungkin tidak punya rasa lagi.

Apa yang dilakukan oleh para superhero saat mereka demotivasi?
Mereka kembali ke tujuan awal mereka.
Apa yang sebenarnya menjadikan mereka memilih jalur menjadi pahlawan.
Mereka mundur sebentar.
Setelah itu mereka bounce back.
Lebih daripada sebelumnya.
Mereka memilih menjadi pahlawan.

Bagaimana dengan anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s