WHEN THE EARTH STAND STILL

Orang bijak pernah mengatakan bahwa kondisi yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri.
Sayangnya pemahaman ini mudah utk dikatakan tapi sulit utk dijalankan.
Contohnya pada saat kita harus berkembang dalam mengejar perubahan jaman, kita masih sering menggunakan pengalaman kita (bahkan kadang memaksakan) di masa lalu utk menyelesaikan masalah saat ini.

Dalam konteks talent management, kita sering juga bertemu atasan atau mantan atasan yang masih nelihat diri kita dengan perspektif masa lalu.
Pernah ada satu rekan yang bertemu saya 15 tahun lalu saat saya masih menjadi HR Manager.
Tahun lalu rekan saya menghubungi saya dan menawarkan saya posisi HR Manager di perusahaannya.
Buat rekan saya itu, saya selama 15 tahun tidak berubah. Tetap dengan kompetensi sebagai HR Manager.
Buat rekan saya, dunia tidak berubah.

Dalam konteks perusahaan, banyak top management mencanangkan perubahan bisnis namun tidak menyadari bahwa organisasi dan perilaku orang di dalamnya harus berubah juga. Mungkin top management sadar, tapi pelaku di dalam organisasinya tidak sadar.
Selalu ada orang2 yang hidup di dalam dunianya sendiri. Dan sayangnya dunianya tidak berputar.

Saya belajar utk selalu mengingatkan diri saya bahwa dunia itu berputar. Dengan perputarannya, hari berganti, hidup berjalan dan orang (berpotensi) berubah.
Saya bilang “berpotensi”.
Karena bisa jadi buat beberapa orang, perputaran bumi begitu tidak berasa. Buat mereka “the earth stand still”.
Mereka bukan tidak menghargai perubahan.
Mereka tidak menyadari saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s