MENGENAI SERVICE (2)

Service selalu lekat dengan industri keramahtamahan dan kepercayaan.
Kalo ga restoran, hotel.. ya Bank.

Di postingan sebelum saya bicara mengenai over charge service.
Sekarang saya akan membahas “under covered service”

Contoh terbaik adalah Bank.

Biaya administrasi di Bank seharusnya membiayai transaksi di dalam bank (antar rekening di dalam bank yang sama).
Dulu ketika Bank masih belum canggih teknologinya, tiap transaksi ada biayanya.
Sekarang, dengan judul “on line”, Bank klaim kenaikan biaya administrasi bulanan tapi menghilangkan biaya transaksi dalam Bank.
Nah..
Beberapa bulan lalu, BCA menaikkan biaya administrasi bulanan mereka. Alasannya adalah menambah limit transaksi non counter mereka.
Kemudian mereka juga klaim sebagai Bank yang sudah on line antar cabang mereka.
Artinya tidak ada biaya jika kita transaksi antar cabang.
Hmm..
Salah!
Ternyata konsep tidak ada biaya transaksi antar cabang jika transaksi di jalankan secara non counter.
Sehingga jika anda melakukan pemindahbukuan ke rekening orang lain cabang luar kota ada biaya tambahan.
Anda setor dengan berita, ada biaya tambahan.
Tujuannya adalah agar semua transaksi dijalankan non counter.
Semua transaksi yang harus ada biaya tambahan adalah “undercovered services”.

Maybank, untuk rekening USD ada biaya rekening dormant sebesar USD 1 jika anda tidak melakukan transaksi aktif selama 6 bulan. Padahal diawal disebut tidak ada biaya administrasi utk rekening USD.
Transaksi dormant adalah “undercovered services”.

Permata Bank, penarikan tunai di counter dengan nilai tertentu kena biaya IDR 5,000. Alasan satu-satunya adalah agar nasabah menggunakan ATM utk transaksi tunai jumlah kecil.

Jadi inget.. tahukah anda jika membeli pulsa Telkomsel di ATM atau mobile Banking dikenakan biaya 1,500?

Semua itu adalah layanan yang tidak pernah diperhitungkan untuk menjadi layanan berbayar. Karena kita merasa sudah membayarnya.

Jadi ketika bicara mengenai layanan, semakin kita mendekati era digital, akan semakin banyak layanan2 yang tidak terapresiasi oleh pelanggan, karena mereka merasa harus membayar sesuatu yang mereka sudah bayar.

Bagaimana menurut anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s