Habit #7 SPEAKING WHEN ANGRY

Cara kerja otak yang paling menarik adalah tiap bagian dari otak memiliki fungsi yang sangat berbeda dan mereka saling berkomunikasi lewat impuls saraf.
Hipotalamus bertanggungjawab untuk mengendalikan fungsi tubuh.
Hipokampus berhubungan dengan memori jangka panjang.
Amigdala berhubungan dengan respon rasa takut dan survival.
Neocortex berperan untuk berpikir.
Dan masih banyak lagi.
Butuh 4 tahun belajar mengenai Neuroscience.
Namun butuh seumur hidup kita memahami cara kerja otak kita.

Nah, hari ini saya ingin membahas mengenai kebiasaan ke-7.
“Speaking When Angry”
Menurut saya agak aneh istilah yang digunakan oleh Marshall di kebiasaan ini.
Karena kalau saya marah, saya tidak bicara. Saya teriak.
Saya akan menaikkan nada suara saya beberapa oktaf sehingga kadang yang terdengar hanya jeritan dan ocehan tanpa kita tahu isi jeritan dan ocehan itu.

Daniel Goleman dalam bukunya Emotional Intelligence memperkenalkan mengenai “amygdala hijacking”.
Intinya adalah masa dimana stimulus di luar langsung ditangkap oleh amigdala (penyimpan rasa takut dan survival) tanpa melewati bagian lainnya.
Respon yang akan muncul adalah respon tanpa kontrol.

Pernah dengar cerita bagaimana seseorang saat dikejar oleh anjing liar, tiba2 bisa meloncati pagar setinggi 2 meter. Dan bahkan dia tidak menyadarinya?
Itu adalah contoh kekuatan amigdala.

Nah.. saat anda marah, amigdala anda berpotensi untuk membajak. Pada saat benar-benar terbajak, anda akan kehilangan kontrol dan melakukan hal-hal yang mungkin tidak pernah anda pikirkan.
Istilah sederhananya.. anda khilaf kemudian kalap.

Salah seorang klien pernah bercerita bahwa di satu kesempatan dia begitu marahnya sehingga semua kata yang keluar dari mulutnya tidak dapat dia mengerti. Bahkan oleh orang lain, dia disangka kena stroke.
Teman lain bercerita, jika dia marah, dia bisa berteriak teriak kayak orang gila dengan bahasa planet lain.

Oleh karena itu, pada saat anda marah, hindari bicara. Karena ada potensi pada saat amigdala anda membajak, anda akan mengeluarkan kata-kata yang bahkan anda tidak mengerti dan akan anda sesali.

Jadi kalau saya marah saya akan pergi ke warung Hendra.
“Ndra… indomi telor pake rawit pake gorengan. DUA!!!”

‪#‎speakingwhenangry‬
‪#‎khilaf‬
‪#‎kalap‬

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s