Habit #6 TELLING THE WORLD HOW SMART WE ARE

Salah satu quote yang ada di buku Marshall Goldsmith adalah:
“Being smart turns people on. Announcing how smart you are turns them off”.

Ini adalah salah satu kebiasaan yang menunjukkan “superioritas” dan sering dilakukan oleh para atasan. Atau jika dalam konteks spesialis, para senior spesialis yang melakukan ini.
Korban biasanya adalah para junior secara level.

Suatu hari salah satu teman bercerita kejadian lucu di kantornya.
Anak buahnya sedang mempersiapkan presentasi untuk BOD.
Saat akan memulai presentasi, tim mereka memberikan overview mengenai apa yang akan dipresentasikan.
Sang CEO setelah mendengar overviewnya, langsung menyetujui dan bilang sudah paham apa yang akan dipresentasikan (bahkan sebelum presentasi dimulai).
Kejadian menjadi lucu ketika si anak buah komplen ke CEO dengan mengatakan bahwa dia sudah mempersiapkan presentasi ini dan berharap presentasinya didengarkan.
Untungnya, sang CEO dengan bijak mau mendengarkan presentasinya sampai selesai.

Kelemahan orang-orang yang “SMART” adalah mereka berpikir dalam perimeter otak dan pengalaman mereka.
Karena mereka “merasa” sudah tahu karena mereka sudah mendapatkan pengetahuan itu atau karena mereka pernah mengalaminya.

Pada saat saya masih bekerja di perusahaan telco, saya pernah mengalami hal ini.
Sayangnya saya yang menjadi pelaku.
Korbannya adalah salah satu anak buah saya.
Kami sedang menjalankan suatu project peningkatan produktivitas cabang dan saat sarapan dengan salah satu BOD kami menemukan bahwa project kami bisa berpotensi mengakibatkan perubahan bisnis.
Saat balik dari sarapan, karena saya langsung terkurung dengan pekerjaan rutin, saya tidak terpikir untuk membagikan informasi ini ke tim saya.
Sekitar jam 11 siang, salah satu GM saya waktu itu, berderap masuk ke ruangan untuk mengabarkan satu berita.
“Mbak… setelah aku simulasikan.. ini impactnya perubahan bisnis lho.. saya akan.. bla bla bla…”
Respon saya: “ya saya sudah tahu”.
Saat itu, saya melihat kilas kekecewaan di mukanya.
Karena dengan sepatah kata “saya sudah tahu” saya telah mengebiri keberhasilan dia dalam proses identifikasi masalah.
Secara tidak langsung saya bilang:
“Hei.. saya lebih cerdas dari kamu…”

Kecenderungan orang yang ingin menunjukkan dirinya lebih pandai atau secara sederhana lebih tahu adalah risiko menjadi “tidak menghargai”.
Perilaku “mengetukkan jari” saat meeting.
Mengatakan “next slide” saat mendengarkan presentasi.
Arti tersembunyi dari perilaku tersebut adalah:
“Saya sudah tahu apa yang akan kamu bicarkan. Anda membuang waktu saya”.

Saya mempunyai teman yang sangat detil.
Dia pandai.
Tapi buat saya cenderung mengganggu.
Berikut contoh percakapan kami.
“Bro.. gimana caranya membuat tabel di powerpoint ya..?”
“Lu tahu kan kalo di power point itu atasnya pasti muncul icon-icon. Ada “file”, “insert”, ada “view”. Nah.. lu klik “insert”. Nah disitu.. ada “picture”. Gunanya kalo lu mau insert gambar. Trus ada “table”. Nah lu pencet itu. Trus muncul “row” sama “column”. “Row” kalo lu mau masukin jumlah tabel yang ke bawah..”
Saya sambil melihat ke layar.. memotong penjelasannya.
“Bro.. itu kan ada tanda “table” dibawah “file”.. tinggal pencet itu bisa kan?”
“Oo.. iya.. bisa aja.. tapi bla..bla.. bla”

Oh.. dia bukannya mau pamer. Dia memang gitu orangnya. Just can’t help it!
Untungnya dia ga jualan indomi.
Kalo ga kan repot.
“Bang.. indomi telor pake rawit 1!”
“Mbak.. indomi nya rasa apa? Telornya ada kampung ada yang biasa. Ada juga yang organik. Rawitnya ada yang hijau.. ga terlalu pedes.. yg merah.. lebih pedes…”

Tidaakkkkkkk!!!!!!!

‪#‎smartpeople‬
‪#‎smartandrespect‬

“Being smart turns people on. Announcing how smart you are turns them off” Marshall Goldsmith 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s