KETIKA SERIUS MENJADI TIDAK “FUN”

 

Saya suka menulis.. kadang saya mencoret-coret di kertas saat menunggu meeting. Dan jadilah artikel. Begitu seringnya saya menulis, tiba2 terpikir untuk menulis buku. Ketika pikiran itu menjadi tindakan nyata dan mulai berpikir serius apa yang akan ditulis, kegiatan menulis itu menjadi tidak menyenangkan lagi.
IT’S GETTING SERIOUS, IT’S NOT FUN ANYMORE!

Sering sebagai orang dewasa, perilaku kita dikendalikan oleh level serius dalam diri kita. Dan kita kehilangan sifat menyenangkan itu. Padahal tidak perlu harus seperti ini sebenarnya. Serius seharusnya tidak boleh ditabrakan dengan menyenangkan.

Pernah saya mendengarkan curhatan seorang remaja yang jago banget menggambar. Kemudian orang tua nya mulai meminta dia serius…. mulai membuat rencana.. nanti kuliah desain aja.. harus diseriusin. Akhirnya anak ini malas menggambar. Karena menggambar menjadi kegiatan yang tidak menyenangkan.
Ada cerita lain, seorang yang suka main musik. Kemudian keluarganya mendorongnya utk serius bermain musik. Menjadi profesional. Berakhir.. orang ini tidak lagi main musik.

Intinya sama.. when thing get serious, it’s not fun anymore.

Saya tidak mau dengan adanya fan page ini, saya menjadi terjebak pada dikotomi diatas. Penabrakan label yang sebenarnya kurang tepat.

So.. why so serious?
Just enjoy the reading and have fun!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s